Hasil Liga Champions Matchday 3: Wakil Inggris Sapu Semua Kemenangan, Barcelona dan PSG Pesta Gol

Hasil Pertandingan Liga Champion matchday ke-3 benar-benar mengejutkan semua pihak,karena tercipta 43 gol menjadi rekor terbaru dalam format terbaru UCL . Hasil Liga Champions Matchday 3: Wakil Inggris Sapu Semua Kemenangan, Barcelona Pesta Gol
Prediksi Villarreal vs Manchester City Liga Champions
Ditulis oleh Redaksi • 22 Oktober 2025
Hasil Liga Champions Matchday 3

Matchday ketiga Liga Champions musim 2025/2026 yang berlangsung pada Selasa malam (21/10) dan Rabu dini hari (22/10) menyajikan drama dan hujan gol di berbagai penjuru Eropa. Total 43 gol tercipta secara luar biasa hanya dari sembilan pertandingan yang digelar.

Hasil Pertandingan Match day ke-3 Liga Champion kali ini sangat menonjol,karena menunjukan dominasi sempurna dari tiga wakil Inggris. Lalu ada juga pesta gol besar-besaran yang dipimpin oleh Barcelona dan PSG.

Berikut adalah ringkasan lengkap dari seluruh pertandingan dini hari tadi:

Pesta Gol Raksasa Spanyol dan Prancis

Barcelona 6-1 Olympiakos. Barcelona tampil menggila di Estadi Olimpic Lluis Companys saat menghajar tamunya, Olympiakos, dengan skor telak 6-1. Bintang muda Spanyol yang sedang naik daun, Fermin Lopez, menjadi pahlawan kemenangan dengan torehan hat-trick memukau (menit 7, 39, dan 76).

Penyerang baru Marcus Rashford juga tampil impresif dengan menyumbang dua gol, sementara satu gol lainnya dicetak oleh Lamine Yamal. Kemenangan besar ini menjadi modal krusial bagi tim asuhan Xavi Hernandez untuk memperbaiki posisi mereka di grup.

Bayer Leverkusen 2-7 PSG. Pesta gol terbesar malam tadi terjadi di BayArena, Jerman. Secara brutal, Paris Saint-Germain membantai tuan rumah Bayer Leverkusen dengan skor 2-7. Pertandingan ini diwarnai dengan dua kartu merah di babak pertama, namun PSG tetap dominan.

Laga ini juga menandai kembalinya Ousmane Dembele dari cedera, yang langsung menyumbang satu gol. Desire Doue mencetak brace (dua gol) untuk raksasa Prancis tersebut, melengkapi gol-gol dari Willian Pacho, Kvaratskhelia, Nuno Mendes, dan Vitinha.

Dominasi Sempurna Wakil Inggris

Arsenal 4-0 Atletico Madrid. Arsenal membuktikan kapasitas mereka sebagai salah satu favorit juara dengan membungkam tim kuat Spanyol, Atletico Madrid, 4-0 di Emirates Stadium. Setelah babak pertama yang relatif seimbang, The Gunners mengamuk di babak kedua.

Gol pembuka dari bek Gabriel Magalhaes disusul oleh sontekan Gabriel Martinelli. Penyerang Viktor Gyokeres kemudian mengunci kemenangan meyakinkan ini dengan brace cepat di menit 67 dan 70.

Villarreal 0-2 Manchester City. Juara bertahan Manchester City sukses mengamankan tiga poin penting dalam lawatan mereka ke Spanyol. Menghadapi Villarreal, skuad asuhan Pep Guardiola menang 0-2 berkat performa klinis.

Erling Haaland kembali mencatatkan namanya di papan skor pada babak pertama, sebelum Bernardo Silva menggandakan keunggulan di babak kedua.

Newcastle United 3-0 Benfica. Melengkapi sapu bersih kemenangan tim Inggris, Newcastle United tampil solid di St James' Park. Mereka berhasil mengalahkan raksasa Portugal, Benfica, dengan skor meyakinkan 3-0. Kemenangan kandang ini sangat vital bagi The Magpies untuk menjaga asa lolos ke fase gugur.

Hasil Penting Lainnya

PSV Eindhoven 6-2 Napoli. Kejutan terbesar matchday 3 terjadi di Belanda. PSV Eindhoven secara tak terduga menghancurkan wakil kuat Italia, Napoli, dengan skor telak 6-2. Hasil ini menjadi pukulan besar bagi Napoli namun menjadi malam bersejarah bagi PSV.

Union Saint-Gilloise 0-4 Inter Milan. Inter Milan tidak melakukan kesalahan saat bertandang ke Belgia. Nerazzurri menang nyaman 0-4 atas Union SG. Empat gol kemenangan dicetak oleh Denzel Dumfries, Lautaro Martinez, Hakan Calhanoglu (penalti), dan Sebastiano Esposito.

FC Copenhagen 2-4 Borussia Dortmund. Borussia Dortmund juga berhasil mencuri kemenangan penting di laga tandang. Raksasa Jerman ini mengalahkan tuan rumah FC Copenhagen 2-4 dalam laga yang cukup terbuka.

Kairat Almaty 0-0 Pafos. Di tengah hujan 43 gol yang terjadi di delapan laga lainnya, satu-satunya pertandingan yang berakhir antiklimaks adalah Kairat Almaty melawan Pafos. Kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 0-0.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama